Flower Pot

Punggung pegal karena harus menyelesaikan proyek kanzashi. Kali ini berbentuk tusuk konde. Membuat kanzashi adalah pekerjaan dengan kesabaran tinggi. Satu hari paling banyak saya hanya bisa buat 1 lusin tusuk konde seperti ini. Kain dipotong kecil disesuaikan ukuran tusuk konde. Kali ini ada 2 ukuran tusuk konde yang saya pakai. Yang kecil memakai kain ukuran 1,5 inchi, yang lebih panjang memakai kain ukuran 1,75 inchi. Tiap bunga terdiri dari 5 kelopak. Tiap tusuk konde menggunakan 3 rangkaian bunga. Setelah sekitar 2 bulan tidak membuat kanzashi, kecepatan merangkai kain ternyata menurun drastis. Kali ini untuk membuat 1 bunga butuh waktu hampir 10 menit. Jeda antar tiap proyek kanzashi mestinya tidak terlalu panjang supaya tangan tetap terlatih.

Ini bukan sumpit ya. Bentuknya mirip tapi ini ukurannya beda dan warna-warni. Yang hitam di tengah itu tempat untuk nempel bunga yang udah jadi. Tempelannya tentu saja buat sendiri.

Bunga dan tusuk konde dibarisin dulu sebelum dirangkai.

Untuk tusuk konde lebih suka pakai kain katun motif. Pertama kali buat model ini karena ingin suasana yang ceria, ganti suasana dari model kanzashi sebelumnya yang kesannya dewasa.

Jadinya ketika tusuk konde yang sudah jadi dimasukkan wadah kesannya jadi seperti pot bunga. Rame dan warna-warni. Happy!

 

This entry was posted in kanzashi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>