little angels

They’ve grown up.

Mereka memang masih anak-anak tapi sangat berbeda dibanding ketika pertama kali aku bertemu mereka. Kaki-kaki memanjang dan mulai menyamai si tante ^^, lidahnya semakin pandai berkomentar *ouch*, dan hatinya tak lagi sempit seperti dulu. Mereka menempuh lebih banyakr perjalanan dibanding si tante ketika seusia mereka dulu dan punya banyak kesempatan bertemu orang baru. Semoga semakin bertambah usia, semakin lebar dan lapang hati mereka.

Sejak si ponakan cowok pindah ke Jakarta, kesempatan mereka ngumpul bareng sangat berkurang. Lebaran tahun lalu adalah terakhir kali mereka bertemu. Meski begitu ternyata mereka tidak lupa satu sama lain. Dalam percakapan jelang lebaran via telepon, si tante mencuri dengar ponakan cowok mengatakan kangen, pengen cepat ketemu yang dijawab kurang lebih sama oleh si kembar. Mereka juga kangen, pengen cepat. Aw, sejak kapan ponakan-ponakanku sejujur ini ^^;

Sepanjang libur lebaran di rumah Mbah Putri, di sela-sela kewajiban sungkem ke tempat kerabat mereka anteng main bersama dan membuat karya seni yang dipamerkan di teras rumah. Duh, ponakan-ponakan ini makin lama makin bikin terharu. Kebanyakan lihat si tante ini mah, komennya emak si ponakan. Hehehe, I’m a proud aunt.

pameran keong

rumah keong yang diwarnai

seniman keong di studio mereka alias teras rumah mbah putri

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>