lagi tentang kanzashi

Semakin sering browsing mengenai kanzashi rasanya semakin gatal tangan ini. Libur lebaran, saya hanya membuat 3 kanzashi. Sebenarnya teorinya cukup mudah tapi praktek pertama selalu yang paling sulit. Mengapa? Karena yang pertama adalah pencarian metode yang paling mudah untuk kita sendiri. Pertama, mencoba merangkainya dengan benang seperti model-model yang saya buat sebelumnya. Ternyata kurang hasilnya tidak sesuai harapan. Lalu mencoba menggunakan lem. Yang ini lebih baik, tapi saya salah memperhitungkan bagian-bagian yang mesti dilem sehingga mengembangnya kurang bagus. Lagi-lagi saya mesti membuat yang baru. Yang terakhir ini lumayan, tidak jauh dari contoh kanzashi yang saya lihat di internet.

Belajar di internet itu sangat menyenangkan. Untuk 1 barang biasa ada berbagai macam tutorial. Mana yang mesti diikuti tentu saja terserah kita. Pada saat belajar mandiri tersebut sering kali ada hal-hal yang tidak tercantum dalam tutorial. Misalnya bagaimana cara kita menggunakan pinset untuk melekatkan putik yang kecil, lem apa yang mestinya digunakan ketika membuat kanzashi, bagaimana mestinya memberi lem, dll. Hal-hal kecil yang dipelajari sendiri seiring seringnya belajar dan itulah kunci semakin rapi dan menariknya karya kita.

Kanzashi (tsumami kanzashi) itu intinya hanya satu : kain yang dilipat menjadi bentuk-bentuk tertentu. Ada yang melipatnya menjadi segi empat, ada yang melipat menjadi segi tiga, semua tergantung selera. Bentuk yang sama pun akan menimbulkan kesan yang berbeda jika menggunakan kain bermotif beda. Bahkan andai pun bentuk dan motif sama, kanzashi yang dibuat oleh 2 orang akan memberi kesan yang berbeda. Akan selalu ada kecenderungan tertentu yang secara tidak sengaja tercurah pada setiap detil kanzashi. Mungkin kecenderungan untuk menekan di bagian bawah, mungkin betapa rapinya seseorang memberi lem.

Sentuhan personal. Sesuatu yang membuat saya menghargai craft demikian tingginya J

Selamat siang, teman.

This entry was posted in accessories, kanzashi and tagged , . Bookmark the permalink.

6 Responses to lagi tentang kanzashi

  1. whitelily08 says:

    Kanzashi yg difoto bagus~ :D
    Coba dibikin lebih rame dan kreatif lagi, pasti banyak yang langsung jatuh hati… ^_^
    Misalnya coba diakalin dibikin berjuntai, warna bunga yang menarik, ditambah hiasan mutiara dan diperbagus jenis penancap/tusuk/jepit rambutnya…
    Jadi bisa cocok dipaduin dengan pakaian apapun… :)
    tusuk sanggul ala China pun ujung besarnya bisa lho dikasi hiasan seperti ini…
    Pasti menarik tuh… X3 ~<3
    Hehe..cuma saran aja..semoga bermanfaat… :)

  2. indah says:

    jadi pengen bisa bikin kanzashi …….

  3. yuni says:

    kalau ini mba pakai kain apa ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>